|
Karena merasa tidak punya cukup waktu, sedangkan keluarga pun tinggal berpencaran, mungkin Anda menyerahkan persiapan pernikahan Anda pada wedding organizer. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang harus kita tangani sendiri karena wedding organizer tidak akan mengetahui secara detail selera dan kebutuhan Anda.
Berikut ada beberapa hal yang menuntut Anda untuk turun tangan secara langsung melakukan persiapan pernikahan:
Kartu Undangan Penikahan
Wedding Organizer mungkin sudah membawa beberapa contoh kartu undangan pernikahan sesuai budget Anda, atau membuat desain kartu undangan pernikahan sesuai konsep yang Anda inginkan. Namun Anda dan pasangan Andalah yang harus memilih desain undangan yang paling sesuai keinginan, dan memeriksa teks yang akan ditulis.
Gaun pengantin atau kebaya
Jika Anda telah menentukan paket pernikahan, Anda harus memilih gaun pengantin atau kebaya yang disewakan. Jika wedding organizer telah menetapkan desainer atau penjahit yang juga menyediakan bahan kebaya, Andalah yang harus menentukan warna dan bahannya. Anda juga yang menetapkan desain gaun pengantin pernikahan atau kebaya pengantin yang disodorkan. Kemudian, tentu saja Anda harus selalu datang saat fitting agar pas saat digunakan.
Rias wajah dan rambut
Wedding Organizer umumnya juga telah memiliki berbagai rekanan untuk pernikahan, di antaranya make up artist yang sesuai keinginan dan budget Anda. Make up artist biasanya juga memiliki contoh rias wajah dan rambut, karena itu Anda akan diminta memilih model konde (tradisional atau modern), aksesori rambut, atau model bulu mata saat test make up.
Dokumentasi
Anda akan diminta menentukan fotografer pernikahan dan videografer pernikahan yang sudah direkomendasikan Wedding Organizer berdasarkan portfolio-nya, atau konsep yang ditawarkan. Akan sangat membantu bila Anda pun mempunyai "bekal" konsep foto untuk undangan atau foto pre-wedding, misalnya. Bagaimana bila semua fotografer rekanan WO menetapkan fee yang terlalu besar untuk budget Anda? Anda harus bisa mendesak WO untuk mencari fotografer dengan tarif yang lebih bersaing, atau bahkan Anda harus menemukan tim fotografer lain yang sesuai budget.
Menu
Anda dapat ikut menghadiri wedding expo dimana Anda bisa langsung melakukan food test di beberapa vendor latering pernikahan. Meskipun menentukan jumlah porsi makanan dapat Anda serahkan kepada Wedding Organizer, Anda juga harus memilih sendiri satu dari beragam katering pernikahan yang sudah diajukan. Selain itu tentunya memilih menu yang sesuai keinginan Anda.
Souvenir pernikahan
Memilih souvenir pernikahan yang sesuai budget akan cukup memakan waktu. Anda tak perlu ikut berburu ke pasar atau ke tempat workshop pembuat wedding souvenir, namun Anda dan pasangan Anda harus menentukan souvenir yang sudah diseleksi oleh Wedding Organizer berdasarkan harganya.
Acara
Wedding Organizer biasanya sudah menyusun rundown acara sejak H-1, hingga hari H. Namun jauh sebelumnya Anda dapat menjelaskan secara singkat konsep acara yang Anda inginkan. Wedding Organizer kemudian akan "menerjemahkan" konsep yang Anda inginkan tersebut ke dalam susunan acara. Anda juga perlu melihat penampilan pengisi acara yang sudah diajukan Wedding Organizer, baik secara langsung ataupun melalui video. Kemudian, tentukan lagu-lagu yang ingin ditampilkan, jika Anda memiliki permintaan khusus. Namun hati-hati bila Wedding Organizer banyak menawarkan acara tambahan, Anda tak harus menerima tawaran tersebut karena tambahan acara bisa membuat budget membengkak. Pendek kata, kendali tetap berada di tangan Anda.
Keuangan
Pada awal pertemuan, Wedding Organizer biasanya akan menanyakan berapa budget pernikahan Anda agar mereka dapat menyusun paket yang sesuai budget. Namun kadangkala besaran fee rata-rata vendor rekanan Wedding Organizer melebihi budget, sehingga ia harus mengutak-atik lagi susunan budget tersebut. Anda harus bisa mendesak agar Wedding Organizer dapat menemukan rekanan lain yang tarifnya lebih masuk akal. Lakukan juga tawar-menawar mengenai fee Wedding Organizer itu sendiri. Terakhir, Anda harus membayar semua tagihan yang dibebankan langsung kepada vendor. |