Syarat-syarat Pernikahan Catatan Sipil

Syarat-syarat Pernikahan Catatan Sipil

Cari Vendor  
Beberapa Syarat Pernikahan Catatan Sipil
Ditulis oleh : Semarang Wedding

Setelah menikah secara Agama, Anda berdua harus segera melaporkan diri ke Catatan Sipil agar pernikahan Anda juga diakui oleh negara. Untuk pernikahan secara Kristiani, umumnya petugas Catatan Sipil juga dapat dihadirkan saat pemberkatan berlangsung sehingga pernikahan Anda langsung tercatat di Catatan Sipil. Karena itu sebaiknya Anda berdua juga mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk Catatan Sipil, bersamaan dengan persiapan pernikahan Anda di KUA atau di gereja.

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974, usia perkawinan adalah 19 tahun bagi Pria dan 16 tahun bagi Wanita.

Jika Anda melangsungkan perkawinan dalam usia di bawah 21 tahun, maka Anda harus memperoleh ijin dari orang tua. Apabila Anda masih di bawah 19 tahun bagi Pria dan di bawah usia 16 tahun bagi Wanita, maka harus memperoleh Dispensasi dari Pengadilan Negeri.

Persyaratan :

> Materai Rp. 6000,00 sebanyak 6 (enam) lembar.

> Surat Bukti Perkawinan Agama.

> Akte Kelahiran masing-masing, asli dan fotokopi, 2 (dua) lembar.

> Surat keterangan dari Kelurahan masing-masing model N1 s/d N4 1 set (asli) dan foto kopi, 2 set.

> Fotocopy KK/KTP yang dilegalisir oleh Kelurahan sebanyak 2 (dua) lembar.

> Pas Foto berdampingan ukuran 4 x 6 cm sebanyak 5 (lima) lembar.

> Fotokopi SKBRI untuk WNI keturunan (bila belum memiliki SKBRI sendiri, dapat memberikan SKBRI ayah dan ibu), 2 (dua) lembar.

> 2 (dua) orang SAKSI yang telah berusia 21 tahun ke atas.

> Fotokopi KTP saksi masing-masing, 2 lbr

> Akta Perceraian / Akta Kematian jika yang bersangkutan telah pernah kawin, asli dan fotokopi, 2 (dua) lembar.

> Akta Kelahiran Anak yang akan diakui/disahkan, 2 (dua) lembar.

> Ijin dari Komandan bagi Anggota TNI / Kepolisian, asli dan fotokopi, 2 (dua) lembar.

Bagi pasangan menikah campuran (syarat administrasi yang harus dilengkapi WNA)

> Fotokopi paspor yang lembarannya telah dicap, 2 (dua) lembar.

> Akte Kelahiran, asli dan fotokopi, 2(dua) lembar.

> Fotokopi Surat Baptis, 2 (dua) lembar.

> Surat ijin dari Kedutaan/Konsul/Perwakilan Negara Asing WNA tersebut di Jakarta, 2 (dua) lembar.

> Surat bukti lunas pajak (bagi yang bekerja di Indonesia), 2(dua) lembar.

> Surat Keterangan dari Imigrasi dan Departemen Tenaga Kerja (bagi yang bekerja di Indonesia), 2 (dua) lembar.

> Surat Tanda Melapor Diri (STMD) dari Kepolisian, 2 (dua) lembar.



Artikel Terkait





Mencari Artikel :



Hotel-Amaris
Direktori Vendor Pernikahan :