kehidupan pernikahan, kehidupan perkawinan, hidup bahagia, pernikahan sejahtera

wedding life, after wedding, hidup setelah nikah, pernikahan sehat, kehidupan nikah, post married, keluarga bahagia

link ke iklane
Cari Artikel  
Kunci Menuju Perkawinan Yang Membahagiakan
Posted By : Semarang Wedding

Menyatunya Anda dan pasangan Anda dengan tujuan yang sama untuk mengarah pada kebahagiaan yang langgeng seumur hidup merupakan tujuan dari semua perkawinan, namun jalan menuju kehidupan perkawinan yang membahagiakan tentu harus dilalui bersama dengan berbagai hambatan, persoalan dan tantangan yang kadang dan bahkan dapat merusak kebahagian perkawinan. Agar Anda dan pasangan dapat mengatasi semuanya, ada beberapa tips yang dapat membantu Anda.

> Cinta
Energi yang menyempurnakan kepribadian Anda dan pasangan. Cinta mengatasi rintangan yang muncul di tengah perjalanan rumah tangga. Dengan dilandasi Cinta maka perkawinan dapat menjadi langgeng, maka, cinta dalam perkawinan merupakan hal yang mutlak harus ada.

> Seiman
Iman juga merupakan salah satu kunci dalam mencapai kebahagiaan rumah tangga, walaupun banyak pasangan perkawinan beda agama juga dapat bahagia menjalani kehidupan perkawinan. Namun, sebaiknya jangan anggap enteng soal satu ini. Bisa-bisa, Anda dan suami akhirnya jalan sendiri-sendiri, sesuai iman masing-masing. Belum lagi kehadiran anak. Persoalan agama apa yang akan dianut anak seringkali juga memicu perdebatan yang panjang.

> Saling percaya
Tanpa rasa saling percaya antara pasangan suami-istri, perkawinan tentu tak akan berjalan mulus. Rasa saling percaya akan mengantarkan Anda pada perasaan aman dan nyaman. Kuncinya, jangan sia-siakan kepercayaan yang diberikan suami Anda. Istri tak perlu mencurigai suami, dan sebaliknya, suami juga tak perlu mencurigai istri. Membangun rasa saling percaya juga merupakan perwujudan cinta yang dewasa.

4. Seks
Perkawinan tanpa seks bisa dibilang seperti sayur tanpa garam. Hambar. Ya, seks memang perlu. Dan meski aktivitas seks sebetulnya bertujuan untuk memperoleh keturunan, namun manusia perlu juga mengembangkan seks untuk mencapai kebahagiaan bersama pasangan hidupnya. Prinsip hubungan seks yang baik adalah adanya keterbukaan dan kejujuran dalam mengungkapkan kebutuhan Anda masing-masing. Intinya, kegiatan seks adalah untuk saling memuaskan, namun perlu dihindari adanya kesan mengeksploitasi pasangan. Kegiatan seks yang menyenangkan akan memberikan dampak positif bagi Anda berdua.

> Ekonomi
Hampir sebagian besar waktu dalam keluarga dewasa ini, khususnya pasangan suami-istri muda perkotaan, adalah untuk mencari nafkah. Artinya, tak bisa dipungkiri bahwa faktor ekonomi tak bisa dianggap remeh. Bayangkan, apa yang bakal terjadi seandainya rumah tangga tak didukung oleh topangan ekonomi yang memadai. Mengatur ekonomi secara benar juga akan memberikan perasaan aman dan bahagia.

> Kehadiran anak
Anak adalah karunia Illahi yang tak terkirakan nilainya. Perkawinan tanpa kehadiran anak seringkali memicu persoalan tersendiri. Banyak keluarga atau pasangan suami-istri yang sulit mendapatkan anak dan mati-matian berupaya dan berikhtiar agar mempunyai keturunan. Kehadiran seorang anak juga membuat suami-istri memiliki keterikatan dan tanggung jawab untuk membesarkan, merawat dan mencintai bersama-sama

> Hindari pihak ketiga
Kehidupan perkawinan merupakan otonomi tersendiri, yang sebaiknya tak dicampuri oleh pihak lain, apalagi pihak ketiga. Kehadiran pihak ketiga yang ikut campur tangan atau mempengaruhi dan masuk ke wilayah otoritas keluarga, bisa menciptakan bencana bagi rumah tangga tersebut. Banyak contoh keluarga yang hancur gara-gara pihak ketiga ikut main di dalamnya. Entah campur tangan mertua, saudara ipar, kekasih simpanan, tetangga, dan sebagainya.

> Menjaga romantisme
Terkadang, pasangan suami-istri yang sudah cukup lama membangun mahligai rumah tangga tak lagi peduli pada soal yang satu ini. Tak ada kata-kata pujian, makan malam bersama, bahkan perhatian pun seperti barang mahal. Padahal, menjaga romantisme dibutuhkan oleh pasangan suami-istri sampai kapan pun, tak cuma ketika mereka berpacaran. Sekedar memberikan bunga, mencium pipi, menggandeng tangan, saling memuji, atau berjalan-jalan menyusuri tempat-tempat romantis akan kembali memercikkan rasa cinta kepada pasangan hidup Anda.

> Komunikasi
Komunikasi juga merupakan salah satu pilar langgengnya hubungan suami-istri. Hilangnya komunikasi berarti hilang pula salah satu pilar rumah tanga. Bagaimana mungkin hubungan Anda dengan suami akan mulus jika menyapa pun Anda enggan. Jika rumah tangga adalah sebuah mobil, maka komunikasi adalah rodanya. Tanpanya, tak mungkin rasanya rumah tangga berjalan.

> Saling memuji dan memperhatikan
Meski sepele, pujian atau perhatian sangat besar pengaruhnya bagi suami, dan sebaliknya. Ucapan bernada pujian akan semakin memperkuat ikatan suami-istri. Tanpa pujian atau perhatian, bisa-bisa yang ada hanya saling mencela dan merendahkan. Pasangan Anda pun akan merasa dihargai. Memuji tak butuh biaya atau ongkos mahal, kok. Yang dibutuhkan adalah ketulusan dan rasa cinta pada suami.




Artikel Terkait
Memilih Rumah di Perumahan Bagi Pengantin Baru
Meningkatkan Gairah Perkawinan
Kunci Menuju Perkawinan Yang Membahagiakan
Sepuluh Kebaikan Untuk Pernikahan Yang Bahagia
UU RI Tentang Perkawinan
Direktori Vendor Pernikahan - Indonesia Indonesian Wedding by SemarangWedding Twitter SemarangWedding
Bridal dan SalonDekorasiEntertaintmentEquipmentHotel
JewelleryKartu UndanganKateringKue PengantinLighting
Other BusinessPhotographyRental MobilRestaurantSanggar Rias
Souvenir & GiftTailorTempat ResepsiTour & TravelVideography
Wedding Organizer
 
HOME TENTANG KAMI HUBUNGI KAMI KEBIJAKAN PRIVASI KETENTUAN PENGGUNAAN
SemarangWedding.com  ©Copyright 2009-2012